Pencapaian Fisik 60 Persen, Kabupaten Kutai Timur Hadapi Kendala Pencairan Anggaran
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatatkan perkembangan signifikan dalam proyek pembangunan tahun 2024, meskipun menghadapi kendala dalam pencairan anggaran yang menghambat kelancaran pelaksanaan kegiatan. Hingga pertengahan November, progres pembangunan fisik mencapai 60 persen, meski demikian, ada hambatan teknis dalam sistem administrasi keuangan yang mengganggu pencairan dana yang diperlukan untuk kelanjutan proyek.
Insan Bowo Asmoro, Kepala Bagian Pembangunan Kabupaten Kutai Timur, menyampaikan bahwa meskipun pencapaian fisik proyek cukup menggembirakan, pemerintah daerah tetap berfokus pada pengawasan ketat terhadap pelaksanaan di lapangan. “Secara fisik, kami sudah mencapai sekitar 60 persen, tetapi kami tidak boleh lengah dalam memastikan semua kegiatan pembangunan berjalan sesuai rencana. Kami lebih memprioritaskan pengawasan fisik untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu,” ujar Bowo.
Namun, meskipun progres pembangunan fisik menunjukkan hasil positif, masalah teknis pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang digunakan untuk pengelolaan anggaran daerah masih menjadi kendala besar. Bowo menjelaskan bahwa SIPD sering mengalami gangguan yang menghambat pencairan dana, meskipun semua proses administratif lainnya telah selesai. “Pencairan anggaran sangat bergantung pada SIPD. Walaupun proyek sudah dilaksanakan, kami sering terkendala dalam mencairkan anggaran tepat waktu karena masalah pada sistem tersebut,” jelasnya.
Masalah teknis ini, menurut Bowo, berdampak pada kelancaran berbagai program yang sudah dijadwalkan. Beberapa perangkat daerah bahkan terpaksa menunda pembayaran meskipun anggaran telah tersedia. “Kami terus berupaya agar pencairan anggaran dapat segera terealisasi. Namun, tanpa penyelesaian masalah teknis di SIPD, kami tidak dapat berbuat banyak,” tambahnya.
Pemerintah Kutai Timur berharap agar gangguan teknis ini segera mendapat perhatian dari pihak terkait. Dengan tercapainya 60 persen progres fisik, Bowo optimistis target pembangunan yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik jika masalah pencairan dana segera diatasi. “Kami berharap SIPD dapat segera diperbaiki, agar pencairan dana berjalan lancar dan proyek-proyek pembangunan tidak terhambat lagi,” tegas Bowo.
Untuk mendukung kelancaran pembangunan, Pemkab Kutai Timur juga berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem administrasi keuangan untuk meminimalkan kendala serupa di masa mendatang. Dengan pencapaian fisik yang sudah terbilang baik, pemerintah daerah optimistis dapat mewujudkan rencana pembangunan yang telah diprogramkan dengan lebih efektif dan efisien. (ky/Adv)



Tinggalkan Balasan