Bagian Kerjasama Kutai Timur Fokus Jalin Kemitraan dengan Perguruan Tinggi untuk Mendukung Pembangunan Daerah

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Bagian Kerjasama Kabupaten Kutai Timur terus berupaya memfasilitasi kerjasama yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Kepala Bagian Kerjasama (Kabag Kerjasama), Ardiyanto Indra Purnomo, menekankan bahwa fokus utama mereka ke depan adalah mengidentifikasi dan mencari mitra yang tepat, terutama dari perguruan tinggi, untuk mendukung berbagai program yang direncanakan oleh pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Ardiyanto saat bertemu dengan awak media di ruang kerjanya pada Selasa, 19 November 2024.

“Kami mengikuti RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang ada. Jika ada kerjasama, kami terbuka dengan siapa saja yang ingin bekerja sama. Kami juga siap mencari mitra, terutama jika ada OPD yang membutuhkan perguruan tinggi yang sesuai dengan klasifikasinya,” ujar Ardiyanto.

Ia menambahkan bahwa jika kerjasama dengan perguruan tinggi tertentu dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihaknya akan berupaya mencarikan mitra lain yang lebih relevan. “Misalnya, kalau OPD merasa perguruan tinggi yang ada tidak cocok, kami akan carikan yang sesuai. Kami fasilitasi pertemuan dan diskusi untuk mencari titik temu, baru kami buatkan dokumen kerjasama,” jelasnya.

Namun, Ardiyanto mengakui bahwa proses pencarian mitra dan penyusunan kerjasama tidak selalu berjalan lancar. Terkadang, terdapat kendala dalam penyesuaian kebutuhan antara OPD dan calon mitra. “Jika ada hambatan, seperti perbedaan nilai atau keahlian, kami akan mencari solusi dan mencari mitra lain yang lebih sesuai,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan kerjasama, di mana setiap OPD akan merencanakan kegiatan kerjasama yang mereka perlukan untuk tahun berikutnya. Meski demikian, Ardiyanto mengakui bahwa proses administrasi seringkali memakan waktu, terutama terkait anggaran dan dokumen yang harus dipersiapkan.

“Biasanya, dokumen baru bisa diproses setelah anggaran berjalan, jadi meskipun kami sudah siap, terkadang ada keterlambatan dalam pemenuhan dokumen yang diminta,” pungkasnya.

Pemetaan kerjasama dan upaya pencarian mitra yang relevan diharapkan dapat mempercepat terwujudnya berbagai program pembangunan yang lebih terkoordinasi dan terarah di Kabupaten Kutai Timur. (ky/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini