Disdikbud Kutim Tingkatkan Pemahaman Kebudayaan Lewat Ragam Event Pendidikan

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim), melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), telah berkomitmen untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda. Sepanjang tahun 2023, berbagai acara telah diadakan, melibatkan siswa dari jenjang TK, SD, hingga SMP.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono menekankan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkaya pengetahuan siswa mengenai keragaman budaya di daerah Kutim. “Sepanjang tahun ini, kami telah mengadakan berbagai acara kebudayaan yang bertujuan agar siswa dapat lebih mengenal dan mencintai budaya lokal,” ujarnya.

Beragam kegiatan seperti festival kebudayaan, pameran, kirab budaya dan perlombaan kebudayaan telah sukses dilaksanakan. Partisipasi siswa yang aktif dalam berbagai jenjang pendidikan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap budaya daerah.

Mulyono menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga sarana edukasi yang efektif untuk memperkenalkan budaya lokal secara mendalam kepada siswa.

Selain mengadakan event kebudayaan, Disdikbud Kutim juga menaruh perhatian besar pada pemeliharaan situs-situs bersejarah di wilayah Kabupaten Kutim. “Kami melakukan perawatan rutin terhadap tempat-tempat bersejarah dan mengajak siswa untuk mengunjungi situs-situs tersebut. Ini adalah langkah penting agar generasi muda kita dapat memahami dan menghargai sejarah serta warisan budaya daerah mereka,” tambah Mulyono.

Mulyono juga mengajak seluruh lembaga pendidikan untuk lebih proaktif dalam mengorganisir kunjungan siswa ke tempat-tempat bersejarah. Menurutnya, pengalaman langsung di lapangan akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah dan budaya lokal kepada para siswa.

Langkah-langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Pemkab Kutim untuk melestarikan warisan budaya dan sejarah melalui jalur pendidikan. Dengan demikian, diharapkan generasi muda di Kutim tidak hanya mengenal tetapi juga berkomitmen untuk melestarikan warisan budaya mereka.

“Kami berharap siswa-siswa di Kutim memiliki kualitas yang unggul dalam memahami kebudayaan dan sejarah lokal. Dengan demikian, mereka dapat menjadi generasi yang tidak hanya bangga, tetapi juga berperan aktif dalam melestarikan budaya daerah,” pungkas Mulyono.

Sebagai informasi, melalui berbagai upaya ini, Pemkab Kutim menunjukkan dedikasinya dalam membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran budaya tinggi, serta berkontribusi dalam melestarikan identitas budaya lokal. (Adv/Q)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini