Bupati Kutim Janjikan Museum dan Eksplorasi Sejarah Lebih Mendalam
![]()
inspirasimedia.com,SANGATTA – Penutupan Festival Pesona Budaya Kutai Timur (Kutim) pada Sabtu malam di Helipad Bukit Pelangi, 23 November, bukan sekadar akhir perayaan, melainkan penanda dimulainya babak baru dalam upaya pelestarian warisan daerah.
Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, secara tegas mengungkapkan ambisi jangka panjangnya: mendirikan museum yang komprehensif untuk Kutai Timur.
Bupati Ardiansyah Sulaiman menyoroti pentingnya museum sebagai wadah untuk menggambarkan perjalanan panjang Kutim.
“Saya sangat mengapresiasi, seharusnya Kutai Timur itu memiliki museum. Ya, tidak hanya museum untuk sejarah dan budaya tetapi museum yang menggambarkan perjalanan-perjalanan Kutai Timur sampai pada saat ini,” tegas Bupati, Minggu (23/11/2025).
Festival yang berlangsung 21-23 November ini diakui sebagai kegiatan perdana yang sepenuhnya fokus pada eksplorasi budaya. Bupati menggarisbawahi bahwa kekayaan budaya, seperti tampilan kesenian klasik Kutai Tarsul, adalah bukti bahwa manusia telah hidup berabad-abad di Nusantara, termasuk di Kutim.
Untuk mendukung visi tersebut, Bupati menyampaikan sejumlah langkah konkret yang akan diintensifkan di masa depan, Penguatan Penelitian, Edukasi Berkelanjutan, Penggalian Sejarah Islam dan Melanjutkan upaya menggali masuknya Islam ke Kutai Timur.
Meski mengakui adanya perkembangan budaya modern, Bupati Ardiansyah menekankan bahwa akarnya tidak akan ditinggalkan. Ia memastikan bahwa program pelestarian akan selalu berfokus pada budaya-budaya asal dan klasik yang mencerminkan cikal bakal tumbuhnya Kabupaten Kutai Timur.
“Sekali lagi saya mengapresiasi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pegiat-pegiat budaya yang menampilkan malam hari ini. Mudah-mudahan di tahun depan kita akan menampilkan lagi pesona-pesona budaya yang lebih banyak lagi,” tutupnya.(Adv/Kominfo)



Tinggalkan Balasan