Pesta Rakyat Seni Kebudayaan Kutai Timur Resmi Ditutup, Hari Kesuma Ajak Warga Jaga Kondusifitas Pemilu
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Pesta Rakyat Seni Kebudayaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kutai Timur resmi ditutup oleh Penjabat (Pj) Bupati Kutai Timur, Agus Hari Kusuma, pada malam yang penuh semarak di Town Hall, Swarga Bara. Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, seperti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan Forkopimda, camat, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Agus Hari Kusuma menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelaku seni, UMKM, dan masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggratiskan seluruh fasilitas untuk mendukung pelaksanaan pesta rakyat ini, termasuk permainan dan sewa booth. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap pelaku seni dan UMKM lokal,” ujar Agus Hari Kusuma.
Lebih lanjut, Agus mengajak masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang pemilihan bupati dan wakil bupati yang akan datang. “Saya berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak, datang ke TPS, dan memilih pemimpin sesuai hati nurani. Mari kita ciptakan suasana yang damai dan aman,” ujarnya.
Agus, yang masa tugasnya sebagai Pj Bupati akan segera berakhir, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kutai Timur atas dukungan selama masa jabatannya. “Besok, saya akan kembali ke Samarinda. Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan kita selama ini. Mari terus jaga persatuan dan kondusifitas daerah kita tercinta,” tambahnya.
Acara penutupan semakin meriah dengan penampilan dari sejumlah artis lokal dan band ternama, termasuk Kiky Aprilia dan ST12, yang berhasil memukau ribuan penonton. Malam penutupan ini menjadi momen berkesan yang mempererat kebersamaan masyarakat Kutai Timur, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga harmoni menjelang perhelatan demokrasi mendatang. (ky/Adv)



Tinggalkan Balasan