Desa Swarga Bara Bangun Pos Kesehatan Modern

Loading

inspirasimedia.com,SANGATTA – Pemerintah Desa Swarga Bara kini memiliki fasilitas kesehatan baru yang dibangun untuk memberikan pelayanan lebih dekat kepada masyarakat. Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) tersebut dibangun secara bertingkat dan telah memenuhi standar pelayanan dasar.

Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman, mengatakan pembangunan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses layanan kesehatan di tingkat desa. Fasilitas baru ini menggantikan bangunan lama yang sudah tidak layak pakai.

“Dulu di sebelah sini Puskesmas Desa, tapi karena bangunannya sudah lama dan tidak layak, akhirnya kami bangun yang baru,” ujarnya. “Sekarang sudah cukup mewah dan sesuai dengan standar.”

Wahyuddin mengungkapkan, pembangunan fasilitas kesehatan ini juga hasil kolaborasi dengan perusahaan tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC). Kantor desa pertama bahkan merupakan hibah dari perusahaan tersebut.

“Kantor desa pertama itu hibah dari PT KPC,” terangnya. “Tahun 2015 kantor itu sempat terbakar, lalu dibangun lagi sesuai dengan prototipe yang diatur pemerintah.”

Selain layanan kesehatan, gedung baru itu juga digunakan untuk kegiatan Restorative Justice (RJ), yaitu penyelesaian kasus ringan di luar jalur hukum. “Ruangan ini juga kami gunakan untuk Rumah RJ dari Kejaksaan,” kata Wahyuddin. “Setiap bulan selalu ada kasus yang diselesaikan di sini.”

Di lantai atas, bangunan tersebut dilengkapi ruang pertemuan dan ruang lembaga desa. “Walaupun ukurannya tidak besar, tapi sudah cukup representatif,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan Poskesdes sangat membantu warga yang membutuhkan pelayanan cepat tanpa harus ke rumah sakit. “Harapannya masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke kota ketika sakit,” ujarnya. “Pelayanan di sini bisa dilakukan untuk penanganan awal sebelum dirujuk.”

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin warga merasakan pelayanan publik yang layak,” tegasnya.

Wahyuddin berharap ke depan pelayanan kesehatan di tingkat desa dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi tenaga medis maupun peralatan. “Kalau desa sehat, masyarakat pasti lebih produktif,” pungkasnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini