Husaifa Dilantik, Bupati Kutim Harap Sinergi APRI dan Pemerintah Dorong Kemajuan Daerah
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Era baru bagi dunia memancing di Kutai Timur resmi dimulai. Husaifa, figur visioner di bidang olahraga dan pariwisata, telah dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI) Kutai Timur untuk periode 2024-2029.
Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim menjadi saksi awal perjalanan besar ini.
Tak hanya Husaifa, jajaran kepengurusan yang solid juga dilantik, yakni Sukarno Purmaja sebagai Sekretaris, Danny Cs. Mereka siap membawa APRI Kutim ke arah yang lebih progresif.
Dalam sambutannya, Husaifa menegaskan tekadnya untuk mengangkat olahraga memancing dan wisata bahari Kutim ke level yang lebih tinggi.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutim, khususnya Bupati H Ardiansyah Sulaiman, yang telah memberikan dukungan penuh untuk APRI.

“Potensi Kutim sangat besar. Bersama APRI, kami berkomitmen mengembangkan olahraga memancing, meningkatkan kesejahteraan nelayan, dan menjadikan wisata bahari sebagai daya tarik utama daerah ini,” ujar Husaifa.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dengan komunitas lokal dan pemangku kepentingan untuk memecahkan berbagai tantangan, mulai dari pemberdayaan fishing guide hingga pengelolaan potensi laut secara optimal.
Ketua DPP APRI Kaltim, Hamdani Hasan menyatakan kekagumannya pada semangat APRI Kutim dalam menyatukan komunitas memancing di daerah ini.
Ia memuji langkah inovatif seperti pendaftaran gratis dan hadiah menarik dalam turnamen yang diadakan sebelumnya.
“APRI hadir untuk memperkuat, bukan menghilangkan komunitas lokal. Sinergi ini yang akan membawa Kutim menjadi pusat olahraga memancing di Kalimantan Timur,” ujar Hamdani.
Sementara itu, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menambahkan optimisme dengan menyebutkan bahwa panjang garis pantai Kutim mencapai 200 kilometer, dengan biota laut yang melimpah.
Pada 2023, Kutim bahkan memecahkan rekor MURI untuk jumlah peserta turnamen memancing terbanyak, menjadi bukti nyata potensi daerah ini.
“Turnamen memancing harus menjadi agenda tahunan. Bahkan, kita perlu memikirkan turnamen internasional lima tahun sekali untuk menarik perhatian dunia,” kata Ardiansyah yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina APRI Kutim.
Ketua DPRD Kutim, Jimmy turut memberikan masukan strategis dengan mengusulkan sertifikasi bagi pemandu wisata memancing.
“Sertifikasi ini akan meningkatkan profesionalitas dan keamanan layanan. Selain itu, pengelolaan laut yang baik akan memastikan potensi Kutim dapat dimaksimalkan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Acara pengukuhan ini tidak hanya menjadi momen seremonial tetapi juga ajang unjuk tekad. Dengan dukungan penuh dari Kadispora Kutim, Basuki Isnawan, Forkopimda, komunitas pemancing, dan ratusan tamu undangan, APRI Kutim diharapkan mampu menjadikan Kutai Timur sebagai pusat olahraga memancing dan wisata bahari terkemuka di Indonesia.
Bagi Husaifa dan jajarannya, ini bukan sekadar tanggung jawab, tetapi juga panggilan untuk membawa Kutai Timur menuju masa depan yang lebih gemilang di sektor olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat. (*)
Berikut susunan Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI) Kutai Timur periode 2024-2029.
– Ketua Dewan Pembina, H Ardiansyah Sulaiman
– Ketua Dewan Penasehat, Jimmy
1. Ketua DPK APRI Kutim, Husaifa
2. Sekretaris Sukarno Purmaja
3. Bendahara, Danny Cristian Syafii
– Kabid Trip, Heri Basuki
– Kabid Turnamen dan Pencatatan Record, Dendi Erkosenda
– Kabid Litbang dan Konservasi, Bahtiar
– Kabid Media dan Publikasi, Yudhistiro Utomo
– Kabid Pengembangan Sumber Daya, Marwoto
– Kabid Humas, Parjono
– Kabid Kerjasama dan Kelembagaan, Habibi
– Kabid Koordinator Wilayah, Dedi R
– Koordinator Kolam, Deden Suryana
– Koordinator Dep Sea, Renaldy Somad
– Koordinator Armada, Suherli
– Koordinator Rumpon dan Botem, Supianur



Tinggalkan Balasan