Pemkab Kutim Resmikan SPAM Kedua, Sasar 800 Rumah di Karangan

(Foto: Istimewa)

Loading

SANGATTA — Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 10 liter per detik di Desa Pengadan Lama, Kecamatan Karangan, sebagai upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat.

Peresmian ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya dilakukan di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun. Pemerintah Kabupaten Kutim menargetkan seluruh rumah di Desa Pengadan dapat teraliri air bersih pada 2026, termasuk 800 rumah melalui penambahan jaringan pipa tersier sepanjang 3.300 meter.

Ardiansyah menekankan bahwa ketersediaan air bersih adalah kebutuhan vital yang harus segera dipenuhi. Ia bahkan menyoroti kondisi air di masjid yang masih keruh saat digunakan untuk wudhu.

“Tadi saya wudhu di masjid, airnya masih keruh. Saya minta Pak Direktur (Perumdam TTB) untuk segera memasang sambungan. Masjid ini penting karena merupakan fasilitas umum,” tegasnya.

Bupati juga menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam Kutim harus dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut pembangunan infrastruktur dasar seperti SPAM adalah salah satu bentuk pemerataan hasil pembangunan.

Tak hanya itu, Ardiansyah turut menyoroti potensi besar Kecamatan Karangan. Ia menyebut, sejak dahulu Karangan dikenal sebagai wilayah kaya yang berkontribusi kepada negara lewat hasil alam seperti “putu labu” yang diangkut melalui sungai.

Kini, Karangan menjadi sentra produksi kakao terbesar di Kutim dan diproyeksikan menjadi salah satu produsen kakao unggulan di Indonesia dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Pembangunan SPAM ini disebut sebagai jawaban atas penantian panjang masyarakat Pengadan Lama terhadap layanan air bersih yang layak. Proyek ini terealisasi dengan dukungan program dari Kementerian PUPR dan anggaran pipa sejauh 3.300 meter.

Dalam peresmian tersebut, Bupati Ardiansyah didampingi Danlanal Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro, Direktur Utama Perumdam Tirta Tuah Benua Kutim Suparjan, Plt Kadis PUPR Joni Setia Abdi, serta jajaran Forkopimda Kutim.

Kehadiran mereka disambut hangat oleh Camat Karangan Madnuh, Kepala Desa Pengadan Lama Syarifudin Jabir, dan warga di lokasi SPAM yang berlatar pemandangan alam gunung karst yang memukau. (B/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini