FGD Penurunan Stunting, PT Pamapersada Nusantara dan KPM Berbagi Solusi di Kecamatan Bengalon
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – PT Pamapersada Nusantara, melalui proyek pertambangan batubara KPC, menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Program Penurunan Stunting” bersama Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) dari empat desa di Kecamatan Bengalon.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung PKK Desa Sepaso Induk dan dihadiri oleh perwakilan Desa Sepaso, Sepaso Barat, Sepaso Timur, Keraitan serta Desa Tebangan Lembak.
Tujuan utama dari FGD ini adalah merumuskan strategi efektif untuk menurunkan angka stunting di Kecamatan Bengalon. Diskusi ini menjadi ajang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman dan solusi terkait penanganan stunting di komunitas masing-masing.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan akan tercipta langkah-langkah konkret yang bisa diterapkan untuk mengurangi stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi dan kesehatan ibu dan anak.
I Pardede, perwakilan CSR PT Pamapersada Nusantara, menyatakan bahwa pihaknya sangat senang dapat berkontribusi dalam upaya penurunan stunting di Kecamatan Bengalon.
“Melalui FGD ini, kami berharap bisa membantu KPM dalam merumuskan strategi yang efektif dan memberikan dukungan yang dibutuhkan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang bermanfaat seperti ini,” katanya.
Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara berbagai pihak yang terlibat dalam program penurunan stunting. KPM dari berbagai desa mendapat kesempatan untuk berbagi praktik terbaik dan belajar dari pengalaman satu sama lain, sehingga dapat meningkatkan efektivitas program di wilayah mereka.
Dukungan dari CSR PT Pamapersada Nusantara diharapkan mampu membuat upaya penurunan stunting ini berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
KPM Desa Sepaso, Muslikah mengaku bahwa diskusi tersebut sangat bermanfaat bagi lembaganya untuk memahami lebih dalam tentang strategi penurunan stunting. “Kami bisa belajar dari pengalaman desa lain dan mencari solusi bersama,” ucapnya.
Sementara itu, Erce dari Desa Sepaso Barat menambahkan, “Melalui FGD ini, mereka mendapatkan banyak informasi dan dukungan dari PT Pamapersada Nusantara. “Ini sangat membantu kami dalam merencanakan program yang lebih efektif di desa kami,” tuturnya.
Dewi dari Desa Sepaso Timur juga menyatakan, “Kerjasama antara KPM dan PT Pamapersada Nusantara sangat penting. Kami bisa saling bertukar informasi dan memperkuat upaya kami dalam menangani masalah stunting,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Lili perwakilan KPM Desa Keraitan, menyampaikan bahwa pertemuan ini membuka wawasan mereka tentang berbagai cara penanganan stunting yang mungkin belum mereka terapkan. Dukungan dari perusahaan sangat berarti bagi mereka.
Aulia dari Desa Tebangan Lembak menutup dengan, “FGD ini memberikan kami motivasi dan pengetahuan baru. Kami berkomitmen untuk bekerja lebih keras dalam mengurangi angka stunting di desa kami,” pungkasnya.
Dengan adanya kegiatan FGD ini, PT Pamapersada Nusantara berharap dapat mendukung KPM dalam merumuskan strategi yang efektif dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Bengalon.



Tinggalkan Balasan