PAMA dan SLB Negeri Kutim Menandatangani MoU untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, BENGALON – Pertumbuhan dan pembangunan suatu daerah tidak hanya diukur dari kemajuan ekonomi, tetapi juga dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui sistem pendidikan yang inklusif dan berdaya.
Dalam upaya untuk memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan siswa, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) bersama Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kutai Timur menyelenggarakan sebuah workshop budidaya jamur tiram.
Acara ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis dalam budidaya jamur tiram, tetapi juga sebagai bagian dari serangkaian program yang lebih besar. Pada Jumat, 17 Mei 2024, di Sangatta, workshop tersebut dihadiri oleh perwakilan dari kedua belah pihak serta para siswa dari SLB Negeri Kutai Timur.

Perwakilan Manajemen CSR PT Pamapersada Nusantara, I. Pardede menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembangunan keterampilan.
“Selain budidaya jamur tiram, PAMA juga menyelenggarakan program-program lain seperti pelatihan pembukuan sederhana, pelatihan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin (5R) untuk UMKM, serta pelatihan basic mentality dan kewirausahaan,” katanya.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat dalam hal pengetahuan praktis, tetapi juga memberikan peluang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan yang berguna untuk masa depan mereka.
Hal ini tercermin dalam harapan Kepala SLB Negeri Kutai Timur, Harsito juga mengapresiasi kerja sama antara PAMA dan sekolah. Dia berharap bahwa MoU yang telah disepakati akan memberikan dampak positif dan meningkatkan nilai serta keterampilan siswa di SLB tersebut.
“Diharapkan bahwa melalui kerja sama ini, siswa-siswi SLB Negeri Kutai Timur akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengasah keterampilan mereka dan menjadi lebih siap menghadapi tantangan di masa depan,” Harsito.
Terlebih lagi, kolaborasi antara perusahaan dan lembaga pendidikan semacam ini menjadi contoh bagus bagi upaya memperkuat kemitraan antara sektor swasta dan publik dalam mendukung pembangunan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Semoga ke depannya, inisiatif semacam ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kutai Timur.



Tinggalkan Balasan