Gelora Hari Al-Quds Internasional, Kutim Peduli suarakan pembebasan Palestina

Loading

Inspirasimedia.com, SANGATTA – Puluhan warga Kutai Timur yang tergabung dalam organisasi Kutim Peduli Palestina, menggelar aksi solidaritas di Simpang Pendidikan, Jalan Yos Sudarso Pos Polisi, pada Jumat (28/03/2025) sore.

Aksi ini menjadi bagian dari peringatan Hari Al-Quds Internasional yang diperingati setiap Jumat ketiga di bulan Ramadan 1446 Hijriah, sebagai wujud dukungan terhadap perjuangan Palestina dan penolakan terhadap penjajahan Zionis Israel.

Gerakan solidaritas ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan mendalam terhadap situasi di Gaza, Palestina yang semakin memburuk. Pembantaian, penjajahan dan pembunuhan yang dilakukan secara sistematis oleh Zionis Israel, dengan dukungan dari Amerika Serikat, telah menyebabkan penderitaan yang sangat besar bagi warga Palestina.

“Setiap hari, ratusan nyawa melayang di Gaza, kebanyakan di antaranya adalah perempuan dan anak-anak. Pembantaian ini seolah tak ada ujung pangkalnya,” ujar Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, dalam wawancara dengan awak media.

Hari Al-Quds Internasional, kata dia, diperingati untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina dari penjajahan Zionis Israel. Juga sebagai agenda global yang menjadi simbol dan ruang bagi seluruh umat manusia yang memiliki empati dan simpati untuk melawan penjajahan dan penindasan.

β€œIni adalah bentuk nyata dari semangat anti-penjajahan yang telah diamanatkan oleh konstitusi Indonesia, UUD 1945, yang menegaskan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” tegas Agus.

Selain itu, aksi yang digelar di Kutai Timur ini juga menjadi bentuk implementasi dari prinsip dasar UUD 1945, di mana Indonesia berperan aktif dalam menyuarakan pembebasan Palestina.

“Sebagai warga negara Indonesia, melalui peringatan Al-Quds, kita mengamalkan amanat konstitusi untuk menentang segala bentuk penjajahan. Oleh karena itu, kami mengikrarkan diri untuk turut serta dalam perjuangan Palestina hingga negara ini merdeka dan dominasi Zionis Israel dan Amerika runtuh,” lanjut Agus.

Aksi ini melibatkan berbagai organisasi di Kutai Timur, di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), DPD KNPI, DPD Ahlulbait Indonesia, Majelis Ta’lim Ilmu, Pimcab Muslimah ABI serta Jaringan Pemuda Kutim. Menariknya, aksi ini juga diikuti oleh anak-anak usia dini yang turut memberikan dukungan terhadap perjuangan Palestina.

“Ini adalah bentuk solidaritas lintas generasi, di mana anak-anak pun turut serta menyuarakan penolakan terhadap penjajahan Zionis Israel. Mereka adalah generasi penerus yang perlu mengetahui betapa pentingnya perjuangan ini,” pungkas Agus.

Sebagai informasi, aksi solidaritas berlangsung damai dengan orasi, puisi, dan yel-yel yang menggugah semangat. Peserta juga menyuarakan seruan untuk memboikot produk-produk yang memiliki afiliasi dengan Zionis Israel dan Amerika, serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung Palestina melalui doa dan tindakan nyata.

organisasi Kutim Peduli Palestina ini diakhiri dengan seruan untuk memboikot produk-produk yang berafiliasi dengan Zionis Israel dan Amerika Serikat. Peserta aksi mengingatkan bahwa setiap dukungan ekonomi terhadap negara-negara penjajah akan memperpanjang penderitaan rakyat Palestina.

Agus Kurniady mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang terlibat dalam aksi hari ini dan memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian, khususnya Polres Kutai Timur, yang telah mengawal jalannya aksi dengan damai. “Kami juga berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menjaga kelancaran aksi ini, sehingga bisa berjalan tertib dan damai,” pungkasnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini