PAMA Fokus Tingkatkan Produksi Beras Petani Bengalon dengan Meningkatkan Standar Budidaya Padi Sawah

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, BENGALON – Di tengah gemuruh lahan pertanian Bengalon, terbitlah semangat baru untuk menghidupkan tanaman padi sawah. Dengan dukungan kuat dari PT Pamapersada Nusantara dan Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA), petani-petani UMKM di wilayah Bengalon tersebut mengalami revolusi budidaya yang menginspirasi.

Kisah dimulai dari potensi luar biasa lahan sawah Bengalon yang mencapai 200 hektar dan terus berkembang. Namun, tantangan seputar manajemen dan teknis budidaya membuat petani masih meraba-raba. Untuk mengatasi hal ini, PT Pamapersada Nusantara bersama YDBA melalui LPB Pama Banua Etam menggelar program pendampingan teknis yang intensif.

Dalam empat kali kunjungan langsung sejak Februari hingga Mei 2024, Instruktur Dosen Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) Kutai Timur (Kutim), Rudi turun langsung ke lapangan. Dialog akrab terjalin antara petani UMKM dan Rudi, membongkar kekeliruan-kekeliruan dalam budidaya yang turun-temurun.

“Kesadaran penuh terhadap setiap langkah dalam budidaya padi sawah menjadi kunci keberhasilan,” ujar Rudi.

Salah satu petani binaan, Hendra menyatakan semangatnya untuk meningkatkan implementasi SOP produksi. “Kami yang sebelumnya hanya mengandalkan analisis tradisional, kini menerima panduan teknis yang lebih ilmiah. Kita berharap petani binaan ini akan menjadi contoh bagi petani lain di Bengalon,” harapnya.

Perwailan CSR PT Pamapersada Nusantara Area KPC Coal Mining Project, I. Pardede mengatakan bahwa program ini juga melibatkan aspek pengembangan produk unggulan. Petani yang terbina dengan baik akan diangkat sebagai pilot project untuk menghasilkan beras berkualitas tinggi.

“Langkah ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap beras lokal,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pendampingan teknis ini tidak hanya mengangkat kapasitas produksi, tetapi juga semangat dan kepercayaan diri petani. Bengalon semakin mengukir namanya sebagai lumbung beras terpercaya di Kabupaten Kutai Timur.

Melalui kisah sukses ini, semoga semakin banyak wilayah yang terinspirasi untuk mengembangkan potensi pertaniannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini