Julfansyah Desak Penyelesaian Segera Pembangunan Infrastruktur Sekolah yang Tertunda
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Beberapa proyek pembangunan infrastruktur sekolah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), khususnya di wilayah Dapil Kutim III, mengalami keterlambatan yang memprihatinkan. Meskipun dana sudah disediakan, sejumlah pembangunan sekolah di kecamatan seperti Muara Bengkal, Muara Ancalong, Busang, Long Mesangat, dan Batu Ampar belum juga rampung.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait dengan kebutuhan fasilitas pendidikan yang memadai di daerah-daerah tersebut.
Anggota DPRD Kutim, Julfansyah, yang merupakan wakil rakyat dari daerah tersebut, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima banyak keluhan dari masyarakat mengenai proyek pembangunan sekolah yang terhambat.
“Proyek-proyek pembangunan sekolah di beberapa kecamatan di daerah saya mengalami keterlambatan, meskipun anggaran sudah dialokasikan. Kami mendengar keluhan langsung dari masyarakat, dan ini menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar Julfansyah.
Julfansyah menambahkan bahwa keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai sangat penting untuk mendukung kualitas pendidikan di Kutim. Oleh karena itu, dirinya mendesak agar semua pihak terkait, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, segera mengatasi hambatan yang menghalangi kelancaran pembangunan.
“Kami ingin memastikan agar pembangunan infrastruktur pendidikan berjalan sesuai rencana, sehingga anak-anak di daerah ini bisa mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Komisi D DPRD Kutim berencana mengadakan rapat koordinasi dengan Disdikbud untuk mengevaluasi progres proyek-proyek yang tertunda. “Kami akan segera menjadwalkan pertemuan dengan Disdikbud untuk membahas permasalahan ini. Transparansi dalam pelaksanaan proyek ini sangat penting, agar masyarakat tidak lagi merasa dirugikan,” kata Julfansyah.
DPRD Kutim berkomitmen untuk terus mengawal proses pembangunan ini, agar seluruh proyek dapat diselesaikan tepat waktu dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya, terutama dalam hal peningkatan kualitas pendidikan di daerah-daerah yang paling membutuhkan. (di/Adv)



Tinggalkan Balasan