DPRD Kutim Dorong Peluang Baru Penguatan Ekonomi Desa Melalui Koperasi
![]()

SANGATTA—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutai Timur (DPRD Kutim) mendorong bergulirnya perekonomian pedesaan melalui koperasi, baik yang sudah eksisting maupun yang baru seperti Koperasi Merah Putih. Hadirnya Koperasi Merah Putih jadi pemicu bagi koperasi eksisting untuk memperbaiki organisasi.
Anggota DPRD Kutai Timur, Akhmad Sulaeman, menegaskan bahwa koperasi eksisting perlu segera berbenah. “Buat koperasi koperasi yang lain yang di luar dari koperasi Merah Putih ini tentu saja harus berbenah juga, yang pertama mereka juga harus inovatif dan jangan merasa tersaingi,” ujar Akhmad Sulaeman.
Kehadiran Koperasi Merah Putih seharusnya dipandang sebagai katalisator, bukan ancaman, bagi koperasi-koperasi yang telah ada. Ini adalah momentum strategis bagi koperasi eksisting untuk melakukan evaluasi mendalam dan peningkatan daya saing.
Langkah krusial yang harus dilakukan adalah perubahan pola pikir, yakni tidak merasa tersaingi, tetapi melihat peluang yang terbuka dalam situasi ini. Program nasional ini, yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto , bertujuan membangun 80.081 koperasi di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk menghidupkan dan memperkuat kembali ekonomi desa.
Keyakinan ini dilandasi asumsi bahwa pemerintah telah mempertimbangkan dampak kehadiran Koperasi Merah Putih terhadap ekosistem koperasi yang sudah ada. Keputusan untuk mendirikannya diduga kuat telah melalui kajian yang mempertimbangkan koeksistensi dengan koperasi desa yang telah mapan.
Peluang bagi koperasi yang sudah mapan tetap terbuka lebar. Sulaeman menjelaskan, “Karena pemerintah mendirikan Koperasi Merah Putih ini tentu sudah memikirkan bagaimana dengan koperasi-koperasi yang ada di desa jadi tinggal cara mereka sendiri mencari celah usaha yang bisa dimaksimalkan untuk anggotanya”.
Koperasi lama dituntut untuk gesit mengidentifikasi ceruk pasar dan potensi lokal yang unik. Inovasi dan keunikan produk atau layanan kini menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan koperasi lama. Dengan fokus pada keunggulan spesifik dan pelayanan prima kepada anggota, setiap koperasi dapat menemukan posisi strategisnya masing-masing dalam memperkuat perekonomian desa. (ADV)



Tinggalkan Balasan