Regulasi dan Pengawasan Kunci Keberhasilan Pembangunan Berkelanjutan
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur menekankan pentingnya penguatan regulasi dan mekanisme pengawasan dalam sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa.
Hepnie Armansyah, Wakil Ketua Komisi A, menegaskan bahwa kolaborasi ini membutuhkan kerangka hukum yang komprehensif dan sistem kontrol efektif untuk menjamin pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
“Sinergi Pemkab dan desa harus dibangun di atas fondasi regulasi yang kuat dan jelas,” ujarnya dalam sesi wawancara.
Tiga aspek krusial menjadi fokus utama: kejelasan pembagian peran, mekanisme koordinasi efektif, dan sistem monitoring terpadu.
Hepnie mendorong Pemerintah Daerah untuk memperkuat tim pendamping desa, khususnya dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan. “Otonomi desa perlu diimbangi dengan pendampingan yang tepat,” tegasnya.
Politisi PPP ini juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa melalui program pelatihan terstruktur. Kompetensi aparatur desa dinilai kunci dalam keberhasilan implementasi program pembangunan.
DPRD berkomitmen mengintensifkan monitoring lapangan dan evaluasi berkala. Mereka akan membentuk tim khusus yang akan turun langsung ke desa-desa untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.
“Tujuan utama sinergi ini adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Kami akan terus mengawal agar setiap program memberikan dampak nyata,” pungkas Hepnie.
Pendekatan komprehensif ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat desa, mendorong transparansi, dan meningkatkan efektivitas pembangunan daerah. (Pant/Adv-DPRD)



Tinggalkan Balasan