Yusri Yusuf Responsif Terhadap Permasalahan Pupuk Subsidi di Desa Suka Rahmat

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Anggota DPRD Kutim, Yusri Yusuf, dalam reses pertamanya di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan, menerima keluhan dari petani terkait kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi. Masyarakat mengungkapkan bahwa pupuk sering kali tidak sampai ke tangan petani yang membutuhkan, atau malah disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu.

Yusri Yusuf merespons hal tersebut dengan menekankan pentingnya pengawasan terhadap distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran. “Pupuk subsidi itu harus sampai kepada petani yang benar-benar membutuhkan. Kami akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan hal ini,” tegas Yusri dalam reses yang dihadiri oleh warga dan tokoh masyarakat setempat.

Pupuk subsidi, yang selama ini menjadi bahan pokok bagi para petani, sangat dibutuhkan untuk meningkatkan hasil pertanian, terutama di wilayah yang sebagian besar penduduknya bergantung pada sektor pertanian seperti Desa Suka Rahmat. Namun, distribusi pupuk yang tidak merata sering menambah beban para petani. Beberapa petani bahkan terpaksa membeli pupuk dengan harga lebih mahal di luar distribusi pemerintah.

Selain membahas isu distribusi pupuk, Yusri Yusuf juga menanggapi keluhan mengenai modernisasi alat pertanian yang dinilai masih terbatas. “Kami akan berusaha mendorong agar ada bantuan untuk modernisasi alat pertanian, supaya petani kita lebih produktif dan hasilnya lebih maksimal,” tambah Yusri.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua RT 19, Amir, menyampaikan bahwa mereka sudah mendapatkan beberapa bantuan dari pemerintah, namun masih banyak yang harus ditingkatkan, terutama di sektor pertanian. Amir berharap dengan adanya perhatian lebih dari anggota DPRD seperti Yusri Yusuf, kebutuhan petani akan bisa segera teratasi.

Melalui reses ini, Yusri Yusuf berharap dapat memberikan solusi bagi para petani dan membantu menciptakan kesejahteraan yang lebih merata di Kabupaten Kutai Timur. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini