Fraksi GAP Soroti Penyertaan Modal untuk BUMD dalam RAPBD 2025

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Dalam rapat paripurna ke-20 DPRD Kutai Timur yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025, Fraksi Gelora Amanat Perjuangan (GAP) melalui Hj. Mulyana mengungkapkan perhatian terhadap pengeluaran pembiayaan daerah, khususnya alokasi penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dalam RAPBD 2025, meskipun tidak ada penerimaan pembiayaan, Pemerintah Daerah Kutai Timur mengalokasikan dana sebesar Rp15 miliar untuk penyertaan modal kepada BUMD. Fraksi GAP menganggap langkah ini sebagai sebuah langkah strategis, namun mereka menekankan pentingnya kajian kelayakan yang mendalam dan transparan sebelum keputusan investasi tersebut diambil.

“Kajian kelayakan investasi harus dilakukan dengan proyeksi keuntungan yang realistis serta dampak ekonomi yang konkret bagi masyarakat. Hal ini penting untuk memastikan bahwa dana yang dialokasikan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah,” jelas Mulyana.

Fraksi GAP juga menggarisbawahi pentingnya keterbukaan dalam proses penyertaan modal agar publik bisa memahami manfaat dan dampak dari investasi tersebut terhadap perekonomian lokal. Dengan adanya kajian yang matang, mereka berharap risiko keuangan yang dapat membebani daerah bisa diminimalkan.

“Transparansi adalah hal yang krusial untuk membangun kepercayaan publik. Pengeluaran anggaran daerah harus diarahkan pada investasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” lanjut Mulyana.

Fraksi GAP berharap alokasi penyertaan modal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat sektor usaha. Mereka juga menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap pengeluaran pembiayaan untuk memastikan efisiensi anggaran dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Dengan pendekatan yang tepat, Fraksi GAP meyakini bahwa penyertaan modal kepada BUMD bisa menjadi instrumen penting dalam mendorong pembangunan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini