Anggaran Daerah Kutai Timur 2025 Diperkirakan Rp11,136 Triliun, Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kutai Timur, Kajan Lahang, mengungkapkan bahwa total belanja daerah untuk tahun anggaran 2025 diperkirakan mencapai Rp11,136 triliun. Hal ini disampaikan dalam rapat paripurna ke-20 DPRD Kutai Timur yang membahas rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2025 di gedung DPRD Kutim, Senin (2/12/2024).
Menurut Kajan, anggaran ini dirancang untuk memastikan fungsi pemerintahan berjalan secara optimal serta mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. “Anggaran ini akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan rutin pemerintahan dan memperkuat pembangunan daerah,” ujarnya.
Belanja daerah 2025 terdiri dari empat komponen utama, yakni belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Belanja operasi akan digunakan untuk pengeluaran rutin pemerintahan, seperti gaji pegawai dan operasional harian. Sementara belanja modal dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan aset tetap yang menjadi fondasi bagi pembangunan daerah. Belanja tidak terduga akan disiapkan untuk kebutuhan darurat, dan belanja transfer dialokasikan untuk pemerintah desa dan kecamatan guna mendukung pembangunan wilayah.
Dalam pembahasan anggaran, perhatian juga diberikan pada pembiayaan daerah. Meskipun penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp0, Pemerintah Kutai Timur mengalokasikan Rp15 miliar untuk pengeluaran pembiayaan. Dana ini akan digunakan sebagai penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dengan tujuan memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kajan Lahang menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan tepat sasaran. Ia berharap anggaran yang disusun dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. “Pengelolaan pembiayaan harus dipertimbangkan dengan matang agar dapat menggerakkan ekonomi daerah secara optimal,” ujarnya.
Dengan rincian anggaran yang sudah disusun, Fraksi Nasdem optimistis bahwa APBD 2025 akan menjadi pijakan kuat dalam mewujudkan Kutai Timur yang lebih maju dan berdaya saing. (Adv)



Tinggalkan Balasan