Fraksi Golkar Soroti Waktu Terbatas dalam Pembahasan R-APBD 2025
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SANGATTA – Dalam Rapat Paripurna DPRD Kutai Timur (Kutim) yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2025, Fraksi Golkar yang diwakili oleh Sekretaris Fraksi, Hj. Hasna, memberikan pandangan umum yang mencakup apresiasi serta beberapa catatan penting terkait penyusunan anggaran tersebut.
Hj. Hasna mengungkapkan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Kutim yang telah menyusun dan menyerahkan R-APBD 2025 sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun, ia juga menyoroti isu terkait waktu pembahasan anggaran yang terbatas. Menurutnya, R-APBD yang disampaikan hanya enam hari sebelum batas akhir persetujuan antara Pemerintah Kutim dan DPRD berpotensi mempengaruhi kualitas pembahasan. Waktu yang terburu-buru, menurutnya, dapat menghambat proses diskusi yang lebih mendalam dan komprehensif.
“Penyampaian R-APBD yang terlalu dekat dengan tenggat waktu membuat proses pembahasan terkesan terburu-buru, dan ini berisiko pada pengambilan keputusan yang tidak optimal. Kami berharap ke depannya, Pemerintah Daerah dapat menyampaikan R-APBD lebih awal agar pembahasan dapat dilakukan secara lebih teliti dan maksimal,” ungkap Hj. Hasna.
Ia juga mengusulkan agar pembahasan APBD di masa mendatang direncanakan dengan lebih matang, dengan memberikan waktu yang cukup bagi Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk merancang anggaran yang melibatkan berbagai pihak terkait. Hal ini, menurutnya, bertujuan untuk memastikan bahwa anggaran yang disahkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Meskipun demikian, Hj. Hasna menegaskan bahwa Fraksi Golkar tetap memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Kutim dalam menyusun R-APBD 2025. Fraksi Golkar berharap agar masukan yang disampaikan dapat diterima dan dijadikan pertimbangan dalam pembahasan lebih lanjut, serta berkomitmen untuk mendukung program-program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat Kutai Timur. (Adv)



Tinggalkan Balasan