DPRD Usulkan Anggaran Pelabuhan Kutim untuk Stabilitas Harga

Loading

SANGATTA—Pembangunan pelabuhan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat perhatian berbagai pihak. Proyek pelabuhan ini tidak hanya dilihat sebagai infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk mendorong stabilitas ekonomi. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melalui Komisi C, terus mengawal ketat realisasi proyek vital ini, dengan visi jangka panjang meningkatkan daya saing daerah.

Aldryansyah, Anggota DPRD Kutim, menyatakan Komisi C DPRD Kutim akan terus mengawasi dsan mengawal proyek ini, karena perannya sangat strategis. Pelabuhan akan menjadi titik nadi bagi pertumbuhan ekonomi di Kutim. Urgensi proyek ini tidak dapat dianggap remeh. Kehadiran infrastruktur yang efisien ini dipandang sebagai instrumen penting dalam stabilisasi ekonomi di Kutai Timur.

“Karena mau tidak mau ini adalah salah satu jalan untuk menurunkan harga di pasar,” tutur Aldryansyah. “Keberadaan pelabuhan diharapkan dapat memangkas jalur distribusi yang berbelit dan mahal, yang selama ini berkontribusi pada tingginya harga sembako,” kata Aldryansyah.

Saat pelabuhan nanti beroperasi, dampak jangka panjang yang diharapkan adalah meningkatkan kompetitifitas produk lokal dan membuka akses pasar yang lebih luas. Dari sisi ekonomi kerakyatan, pembangunan pelabuhan dipandang sebagai solusi strategis untuk memutus mata rantai tingginya biaya logistik.

Komisi C DPRD terus melakukan fungsi pengawasan dan pengawalan ketat terhadap realisasi pelabuhan di Kutim. Aldryansyah menjelaskan, upaya percepatan pembangunan pelabuhan telah menjadi agenda rutin dalam forum rapat Komisi C.

“Terkait persoalan pelabuhan itu sudah dibahas beberapa kali, setiap rapat komisi kita memanggil dinas, membahas pelabuhan sudah siapa belum,” jelas Aldryansyah.

Meskipun belum tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini, Pemerintah Daerah disebut telah membuka peluang positif untuk mengalokasikan dana. Alokasi ini akan diupayakan tahun depan. “Insya allah tahun depan kalau anggaran masih bisa disesuaikan pasti diusahakan untuk di sisikan untuk ke pelabuhan,” ujar Aldryansyah. (ADV)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini