Gelar Rapat Dengar Pendapat, DPRD Samarinda Usulkan Solusi Jangka Panjang untuk Atasi Kelangkaan Gas LPG
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SAMARINDA – Komisi IV DPRD Samarinda menggelar rapat dengar pendapat di Kantor DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, pada Kamis (6/2025).
Rapat tersebut membahas masalah kelangkaan gas LPG 3 kilogram di Kota Tepian.
Dalam kesempatan itu, anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menilai bahwa sistem distribusi LPG saat ini masih memiliki celah yang dapat dimanfaatkan oleh oknum tertentu.
Sehingga, ucapnya, harga gas melon meroket dan kelangkaan semakin parah akibat adanya praktik-praktik ilegal yang memanfaatkan kelangkaan untuk keuntungan pribadi.
Untuk itu, Viktor Yuan mengusulkan solusi jangka panjang yang dapat mengatasi persoalan kelangkaan gas melon.
“Penambahan kuota LPG dan pemerataan harga perlu dilakukan untuk menurunkan ketimpangan yang ada. Dengan penambahan kuota, harga gas bisa lebih terkendali dan pasokan tidak mudah habis,” ujarnya.
Selain itu, Viktor juga mengusulkan sistem distribusi yang lebih langsung dan terkontrol, yaitu dengan melibatkan ketua RT dalam penyaluran gas LPG.
Menurutnya, ketua RT memiliki data lengkap dan terperinci mengenai warganya, termasuk siapa yang berhak mendapatkan gas subsidi, seperti warga miskin dan miskin ekstrem.
“Misalnya jika satu RT memiliki 300 warga yang membutuhkan, maka 300 kuota gas 3 kg akan dikirim langsung ke RT tersebut,” jelasnya.
Diketahui, Samarinda kembali menghadapi masalah kelangkaan gas LPG 3 kilogram.
Padahal sebelumnya Pemkot Samarinda telah meluncurkan program kartu distribusi khusus untuk warga miskin.
Namun kebijakan tersebut belum mampu mengatasi kelangkaan pasokan bagi masyarakat umum. (adv)



Tinggalkan Balasan