DPRD Samarinda Respon Pemangkasan Anggaran Kementerian PU, Dorong Pemkot Prioritas Pembangunan yang Paling Mendesak

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SAMARINDA – Pemangkasan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp 81,38 triliun turut direspon Anggota DPRD Samarinda, Abdul Rohim.

Ia menilai pemangkasan anggaran tersebut akan membawa dampak luas yang berimbas pada berbagai sektor, termasuk sektor pembangunan infrastruktur.

Untuk itu, Abdul Rohim menekankan pentingnya mencermati dampak pemangkasan anggaran ini, terutama terhadap proyek pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya.

“Ini merupakan kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan di Kementerian PU, tetapi juga hampir di semua sektor,” ujar Abdul Rohim, Kamis (6/2/2025).

Terkait efisiensi anggaran tersebut, ia berharap Pemkot Samarinda dapat terus menjalin komunikasi terkait sumber pembiayaan pembangunan agar rencana yang telah dibuat tetap dapat berjalan.

Abdul Rohim juga mengingatkan Pemkot agar dapat menentukan prioritas pembangunan yang paling mendesak.

“Pemkot Samarinda harus aktif berkoordinasi dalam mencari sumber pembiayaan yang tersedia, sehingga dapat menentukan prioritas pembangunan yang paling mendesak,” ucapnya.

Ditegaskannya, pembangunan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas.

Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah infrastruktur pengendalian banjir, mengingat masalah tersebut masih menjadi tantangan besar di Samarinda.

Terkait kemungkinan adanya proyek infrastruktur yang mangkrak akibat pemangkasan anggaran, Abdul Rohim mengaku masih perlu melakukan analisis lebih lanjut.

“Saya belum menganalisis dampaknya secara menyeluruh, tetapi melihat kondisi saat ini, sebagian besar proyek memang menggunakan APBD dan dana bagi hasil,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini