Audiensi dengan PMII, DPRD Samarinda Tegaskan Bakal Identifikasi Masalah Terkait Pengelolaan Sampah
![]()
INSPIRASIMEDIA.COM, SAMARINDA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Samarinda melakukan audiensi dengan DPRD Samarinda guna membahas isu lingkungan.
Audiensi itu berlangsung di ruang rapat Paripurna DPRD Samarinda pada, Selasa (11/2/2025).
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah menyebut, dalam audiensi itu fokus utama yang dibahas yakni terkait pengelolaan sampah di Samarinda.
Selain itu, pembahasan tentang sarana dan prasarana yang memadai, termasuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA), juga menjadi sorotan dalam audiensi ini.
Pasalnya, upaya perbaikan sistem pengelolaan sampah di Samarinda kini menjadi salah satu isu strategis dalam pembangunan kota.
“Mereka (PMII) mempertanyakan tentang keluhan masyarakat terkait pemilahan sampah yang masih dianggap kurang maksimal, terutama di tingkat rumah tangga,” ujarnya.
Helmi mengungkapkan, bahwa pada acara LKBPK di kantor BPK Kalimantan Timur bulan Desember 2024 kemarin, telah dikeluarkan beberapa rekomendasi mengenai pengelolaan sampah.
Rekomendasi tersebut mencakup pemanfaatan sampah, pengurangan sampah, serta pentingnya komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik.
Dalam acara itu, disebutkan juga pentingnya penerapan strategi pengelolaan sampah yang efektif melalui metode controlled landfill yaitu tempat pembuangan sampah yang dikelola dengan cara yang lebih terorganisir.
Namun menurutnya, meskipun sudah ada aturan di Samarinda mengenai pembuangan sampah yang tidak boleh dilakukan lebih dari pukul 7 malam sebagai upaya pengelolaan sampah, namun masih banyak masyarakat yang melanggar aturan tersebut.
Oleh karena itu, ia menilai edukasi lebih lanjut kepada masyarakat untuk mengikuti aturan yang ada harus dimasifkan.
Politisi Gerindra ini pun mengungkapkan bahwa DPRD akan melibatkan masing-masing komisi untuk turun langsung ke lapangan guna mengevaluasi situasi yang ada.
“Kami akan mengidentifikasi masalah-masalah mendesak yang terkait dengan pengelolaan sampah dan merencanakan langkah-langkah konkret dalam pembahasan APBD ke depan,” pungkasnya. (adv)



Tinggalkan Balasan