DPRD Samarinda Beberkan Kekhawatiran Masyarakat Sekolah Bertaraf Internasional Hanya Dinikmati Orang Tertentu

Loading

INSPIRASIMEDIA.COM, SAMARINDA – DPRD Samarinda mendukung pembangunan Sekolah Terpadu Bertaraf Internasional di Samarinda.

Bahkan DPRD Samarinda ingin sekolah tersebut dibangun di setiap kecamatan agar bisa dirujuk sebagai sebuah sekolah percontohan bagi sekolah lain.

Kendati demikian, Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Ismail Latisi mengungkapkan kekhawatiran masyarakat terkait seleksi masuk sekolah unggulan tersebut.

Menurutnya, masyarakat khawatir fasilitas sekolah bertaraf Internasional ini hanya bisa dinikmati orang-orang tertentu.

“Masuk di sana itu (Sekolah Terpadu Bertaraf Internasional) yang pasti pakai sistem tes yang memang berdasarkan kemampuan anak,” ujar Ismail Latisi.

Terkait implementasi di lapangan, Ismail Latisi menegaskan kesiapannya untuk turut mengawal pelaksanaan sekolah terpadu.

Menurutnya, untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara optimal, sinergi antara DPRD dengan Pemkot Samarinda harus dijalin.

“Tinggal bagaimana kemudian pengawasan ketat dari DPRD maupun dari Pemkot Samarinda, supaya target yang diinginkan itu tercapai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemkot Samarinda berencana membangun sekolah terpadu dengan fasilitas lengkap dan kurikulum berstandar internasional.

Termasuk salah satunya penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Pembangunan sekolah yang sudah dimulai sejak April tahun lalu ini menargetkan seleksi guru yang ketat serta penggunaan kurikulum Merdeka Belajar seturut dengan kurikulum Cambridge.

Saat ini, Pemkot Samarinda tengah melangsungkan pembangunan sekolah tersebut dengan menyulap bangunan SMPN 16 yang terletak di Jalan Jakarta, Loa Bakung.

Targetnya, akan ada 3 jenjang pendidikan dalam 1 kawasan mulai dari SD, SMP, hingga SMA. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini