Keterlibatan Polres Dorong Peningkatan Luasan Tanam Jagung di PPU

Media Media
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Istimewa)

Loading

Inspirasimedia.com,PENAJAM – Luasan tanam jagung di Benuo Taka terus bertambah seiring dengan keterlibatan pihak kepolisian dalam memotori penanaman jagung, ungkap Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Polres PPU bekerja sama untuk memanfaatkan lahan hak pengelolaan Badan Bank Tanah di Kecamatan Penajam untuk tanaman jagung seluas 25 Hektare (Ha). Pihak kepolisian menggaet kelompok tani setempat untuk mengelola lahan tersebut. Jadi, tahap pertama pada November 2025 dari lahan seluas 25 Ha tersebut telah ditanami jagung sekitar 8 Ha.

“Sejak jagung diawaki teman-teman kepolisian, luasan tanam jagung di PPU terus meningkat,” ujar Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto, Minggu (7/12/2025).

Andi Traso mengungkapkan bahwa jagung yang ditanam petani di Benuo Taka masih lebih banyak jagung manis dibandingkan dengan jagung pipil.

“Dinas Pertanian bersama Polres PPU terus berupaya meningkatkan luasan tanam untuk jagung pipil,” katanya.

Andi Traso menekankan bahwa Distan PPU masih memiliki pekerjaan rumah terkait dengan peningkatan hasil panen jagung pipil. Karena, rata-rata produksi jagung di Benuo Taka masih di antara 3 ton sampai 4 ton per haktare.

“Kami juga akan melakukan formula bagaimana kedepan hasil panen bisa meningkat antara 7 ton sampai 8 ton per hektare. Nanti akan diteliti terlebih dahulu mengenai tingkat pH tanah dan cara perlakuannya,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa tanaman jagung memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Apalagi pemerintah telah menetapkan harga jagung dengan kadar air 14 persen Rp6.400 per Kilogram (Kg), kadar air 18-20 persen seharga Rp5.500 per Kg.

“Harga pembelian bulog dengan kadar air 14 persen Rp6.400. Kalau kedepan, bulog konsisten menyerap hasil panen jagung, maka luasan tanam jagung pasti akan terus meningkat,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini